Cinta yang terjalin bertahun-tahun tak lagi membawa hangat, melainkan luka yang berulang. Namun, di antara luka dan lelah, tak satu pun dari mereka yang berani melangkah keluar. Cinta yang telah membeku oleh waktu menjadi satu-satunya alasan untuk saling bertahan. Semakin sering bentrokan terjadi, semakin mereka percaya bahwa rasa sakit itu adalah bukti kuatnya ikatan. Namun, benarkah itu cinta, atau hanya ketakutan akan perpisahan?