🔒 Cover dilindungi hak cipta & tidak dapat diunduh.
Inaya, gadis SMA di Banda Aceh, harus berjuang sendirian melawan dinginnya sikap sang ibu sejak kepergian ayahnya. Di tengah peliknya mencari nafkah dengan berjualan kue demi bertahan hidup dan sekolah, seutas takdir pahit menghampirinya: kanker darah diam-diam menggerogoti tubuhnya. Satu-satunya impian terbesar Inaya sebelum napasnya terhenti adalah membelikan sekuntum mawar merah di hari ulang tahun ibunya—hadiah terakhir yang paling dicintai sang ibu semasa ayahnya hidup. Namun, rintangan tak kunjung usai, mulai dari himpitan ekonomi, aksi perundungan di sekolah, hingga fisik yang kian melemah. Bersama Audrey sang sahabat dan Denis yang menyimpan rasa di hati, akankah setangkai mawar itu sempat meluluhkan hati ibunya sebelum semuanya terlambat?
Belum ada ulasan dari pembaca lain.
Jadilah yang pertama memberikan penilaian untuk cerita ini!